Senin, 22 Agustus 2016

10 Makanan Khas Jepang

10 Makanan Khas Jepang Terpopuler

Makanan khas Jepang sudah cukup lama terkenal di Indonesia. Kuliner Jepang mendapat pengaruh yang kuat dari negeri Cina.  Bangsa Cina memperkenalkan pemakaian sumpit, kecap, dan vegetarisme kepada bangsa Jepang. Semula, bangsa Jepang mengkonsumsi unggas dan daging, tetapi seiring perkembangan zaman, kini budaya kuliner Jepang didominasi dengan bahan makanan lautnya, seperti ikan laut, kerang, udang, cumi, gurita, dan sebagainya. Selain itu, kacang kedelai juga mendominasi kuliner Jepang, seperti kecap Jepang (shoyu), tauco Jepang (miso), dan tahu Jepang (tofu). Bahan-bahan dasar makanan khas Jepang yang kaya akan protein dan vitamin inilah yang membuat bangsa Jepang diakui sebagai bangsa yang berumur panjang. 
 1.   Onigiri
Onigiri merupakan makanan khas Jepang yang berbahan utama nasi putih. Nasi putih ini dipadatkan dengan tangan atau dengan pencetak khusus onigiri. Umumnya, Onigiri dibungkus dengan lembaran rumput laut dan diisi dengan udang, mayonnaise, daun bawang, ume (asaman buah plum), dantarako & mentaiko (telur ikan terbang).

 2.   Tempura
Tempura lebih dikenal sebagai makanan khas Jepang. Sebenarnya tempura diperkenalkan oleh bangsa Portugis pada abad ke-15. Tempura memiliki arti “memasak”. Kini, tempura sudah mendunia dan sangat populer di berbagai negara. Tempura terbuat dari makanan laut dan sayuran yang dimasak dengan cara digoreng dan dibalut dengan tepung renyah.

 3.   Sushi
Sushi merupakan makanan khas Jepang yang sangat populer bukan hanya di negara asalnya tapi juga di luar negara Jepang, termasuk Indonesia. Sushi dibuat dari nasi dengan tambahan makanan laut, telur, dan sayuran segar. Sushi memiliki banyak kelebihan, selain penampilannya yang cantik dan menggugah selera, sushi juga memiliki rasa yang enak dan termasuk makanan yang sehat. Sushi biasanya disantap sebagai menu sarapan pagi, tetapi sushi juga disediakan pada saat ada acara-acara tertentu. Sushi dinikmati dengan wasabi dan kecap asin.

 4.   Sashimi
Sashimi merupakan makanan khas Jepang yang hampir sama dengan sushi. Sashimi lebih dulu ada sebelum sushi. Perbedaan sashimi dengan sushi terletak pada nasi. Sashimi merupakan makanan mentah murni khas Jepang. Sashimi terbuat dari makanan laut yang disantap bersama kecap asin dan wasabi.

 5.   Shabu-shabu
Shabu-shabu merupakan makanan khas Jepang yang berisi irisan tipis daging, tahu, jamur dan sayuran. Daging yang biasanya dipakai adalah daging sapi, tetapi terkadang dipakai daging ayam, ikan, dan gurita. Shabu-shabu dimasak di dalam sebuah panci khusus. Daging shabu-shabu dinikmati bersama saus Jepang yang mengandung wijen yang disebut gomadare.

 6.   Sukiyaki
Sama seperti shabu-shabu, sukiyaki merupakan makanan khas Jepang yang disajikan di dalam sebuah panci dengan maksud sambil dimasak. Sukiyaki berisi irisan daging sapi yang tipis, sayuran, jamur, dan tahu. Cara memasak sukiyaki adalah dengan direbus. Irisan daging sukiyaki disantap dengan cara dicelupkan ke dalam kocokan telur ayam yang disajikan di mangkuk kecil yang terpisah.

 7.   Udon
Sebenarnya udon berasal dari Tiongkok. Kata udon sendiri berasal dari kata Tiongkok, yaitu wonton (artinya pangsit), yang kemudian dilafalkan dengan kata undon/udon.Udon merupakan mie ala Jepang yang terbuat dari tepung terigu. Biasanya, Udon memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan ukuran mie pada umumnya. Selain ukuran tersebut, udon memiliki ukuran yang tipis dan kecil-kecil. Udon juga memiliki berbagai macam jenis berdasarkan cara memasaknya dan isinya.

 8.   Ramen
Orang Jepang sangat menyukai ramen untuk disantap sebagai makanan sehari-hari. Sebenarnya, ramen bisa dikatakan sebagai ‘mie instannya orang Jepang. Ramen dikemas di dalam sebuah cup. Cara memasak ramen juga sama dengan memasak mie instan di dalam cup, yaitu cukup menambahkan air panas saja ke dalamnya dan tunggu hingga mie menjadi lunak dan siap untuk disantap.

 9.   Takoyaki
Takoyaki sendiri memiliki arti ‘gurita panggang’. Takoyaki merupakan makanan khas Jepang yang termasuk ke dalam kategori cemilan. Adonan takoyaki berbahan dasar tepung terigu. Takoyaki diisi dengan gurita, keju, dan daun bawang. Setelah matang, takoyaki diberi tambahan saus mayonnaise, rumput laut, dan serutan ikan cakalang yang menambah nikmat pada saat disantap.

 10.  Mochi
Khayalak terlanjur mengenal mochi berasal dari kota Sukabumi, padahal sebenanrya mochi berasal dari Jepang. Mochi terbuat dari tepung beras ketan yang dibuat seperti pasta yang kemudian dibentuk. Di Jepang, mochi dibuat pada saat ada acara tradisional bernama ‘Mochitsuki’. Makanan ini dibuat pada tahun baru. Awalnya, mochi berbentuk segitiga namun dalam perkembangannya bentuk mochi menjadi  bervariasi. Dalam perkembangannya, isi mochi pun menjadi lebih beragam dan lebih menarik, seperti isi es krim, cokelat, dan lain-lain.

Oleh:  Ari Suryati